![]() |
Profil John Terry Sang Mantan Kapten Chelsea FC (sumber; www.google.com) |
John George Terry atau John
Terry atau JT bukanlah nama yang asing bagi para pecinta sepak bola dimana pun
berada. John Terry yang lahir pada 7 Desember 1980 merupakan mantan pemain
belakang dan sekaligus mantan kapten tim Chelsea FC. John Terry memutuskan
untuk mengakhiri karirnya di Chelsea FC pada akhir musim 2016/2017. Namun bukan
berarti dia telah resmi gantung sepatu, dia menerima tawaran bermain untuk klub
divisi championship Aston Villa FC.
John Terry yang kini berusia
37 tahun juga dipercaya menjadi kapten tim Aston Villa. Pemain kelahiran
Barking, Inggris dengan tinggi badan 1,87
meter dan berposisi utama sebagai bek tengah (center back). John Terry
dikenal sebagai pemain belakang berkarakter kuat, bertenaga, pemimpin tim,
serta tangguh dalam berduel secara fisik. John Terry juga dikenal sebagai
pemain belakang yang jago dalam bola-bola udara serta terkenal akan tacklingnya
yang keras, penempatan diri, kepemimpinan, dan kemampuan membaca arah permainan
yang bagus.
![]() |
John Terry Saat Masih Muda (sumber: https://cdn.images.dailystar.co.uk) |
Berdasarkan ciri dan
karakter dirinya saat bermain, John Terry sang mantan kapten Chelsea FC ini
dikenal dan diakui sebagai salah satu pemain belakang terbesar diantara sesama
rekan satu generasinya. Berkat permainan briliannya, sang mantan kapten Chelsea
FC ini pernah memperoleh sejumlah penghargaan pribadi seperti UEFA Club
Defender of the Year tahun 2005, 2008, dan 2009, PFA Players Player of the Year
tahun 2005, serta menjadi bagian dari FIFPro World XI selama lima tahun
beruntun sejak 2005-2009. John Terry juga merupakan satu-satunya pemain asal
Inggris yang menjadi bagian dari tim all-star Piala Dunia FIFA 2006.
![]() |
John Terry merayakan gol pertama yang dicetaknya di Chelsea pada laga melawan Gillingham di ajang FA Cup (sumber: https://www.dailystar.co.uk) |
Diantara semua pemain yang
pernah dan masih menjabat kapten tim Chelsea FC hingga saat ini, John Terry
merupakan kapten tim tersukses. John Terry berhasil membawa Chelsea meraih lima
gelar English Premier League, empat gelar English FA Cup, tiga gelar Piala Liga
(League Cups), satu gelar Liga Champion Eropa, dan satu gelar Europa League
sejak tahun 2004. Di sepanjang karirnya bersama Chelsea, John Terry telah
tampil pada lebih dari 500 laga di berbagai ajang yang menjadikannya salah satu
dari lima pemain yang pernah tampil membela Chelsea pada lebih dari 500 laga.
John Terry juga merupakan pemain belakang Chelsea dengan raihan gol tertinggi
hingga saat ini.
John Terry sudah mengenal
dan bermain sepak bola sejak dia masih sekolah di Eastbury Comprehensive School
dengan membela klub Senrab pada ajang Sunday League. Di Senrab, John Terry
menjadi rekan satu tim pemain-pemain seperti Sol Campbell, Jermain Defoe, Bobby
Zamora, Ledley King, dan Jlloyd Samuel. John Terry kemudian menjadi bagian dari
akademi pemain muda West Ham United pada tahun 1991 dengan posisi bermain
sebagai pemain tengah. Terry menjadi bagian dari akademi West Ham hingga tahun
1995.
Mulai tahun 1995, pada usia
14 tahun, Terry bergabung ke Chelsea sebagai bagian dari tim pemain muda dan
cadangan (reserve team). Di Chelsea, awalnya dia masih bermain di posisi
gelandang, tetapi karena kekurangan pemain bertahan, dia kemudian dipindahkan
ke posisi bek tengah. Sejak saat itu dia selalu bermain di posisi tersebut.
Terry baru bergabung secara penuh sebagai bagian dari tim muda Chelsea pada
usia 16 tahun sesaat setelah dia menyelesaikan sekolah. Setahun kemudian, pada
usia 17 tahun, Terry diikat kontrak secara resmi oleh Chelsea.
John Terry menjalani laga
perdana untuk Chelsea pada 28 Oktober 1998 di ajang Piala Liga menghadapi Aston
Villa (klubnya saat ini, mungkin Terry juga sudah ditakdirkan kelak akan
berhubungan atau bergabung ke Aston Villa). Terry tampil sebagai pemain
pengganti pada laga tersebut. Di musim yang sama, Terry menjalani laga perdana
sebagai sebelas pemain awal saat menghadapi Oldham Athletic di babak ketiga FA
Cup yang berakhir dengan kemenangan 2-0 Chelsea.
![]() |
John Terry saat menjalani masa peminjaman di Nottingham Forest (sumber: https://images.cdn.fourfourtwo.com) |
Untuk lebih menambah
pengalamannya di tim utama, Chelsea memutuskan untuk sementara waktu
meminjamkan Terry ke Nottingham Forest pada tahun 2000. Selama di Nottingham
Forest, Terry total tampil sebanyak enam laga. Ketika di Nottingham Forest,
permainan Terry memikat manajer Forest saat itu David Platt dan manajer
Huddersfield Town Steve Bruce (manajer yang kini menangani Terry di Aston
Villa).
Sejak kembali dari masa
peminjamannya di Nottingham Forest, Terry mulai mendapat tempat di tim utama
Chelsea pada musim 2000-2001. Di musim tersebut, Terry tampil sebanyak 23 kali.
Berkat penampilannya yang baik, di akhir musim Terry terpilih sebagai Player of
the Year di Chelsea.
Pada musim 2001/2002,
penampilan dan permainan Terry terus meningkat serta secara rutin menjadi
pilihan utama untuk posisi pemain bertahan Chelsea. Terry menjadi tandem bagi
kapten Chelsea kala itu Marcel Desailly. Pada 5 Desember 2001, untuk kali
pertama Terry menjalani laga sebagai kapten tim Chelsea pada laga Premier
League menghadapi Charlton Athletic. Pada musim itu pula, Chelsea berhasil
mencapai final FA Cup setelah mengalahkan West Ham, Tottenham, dan Fulham. Pada
laga semifinal menghadapi Fulham, Terry bahkan berhasil mencetak satu-satunya
gol di laga tersebut untuk kemenangan Chelsea 1-0. Namun Chelsea akhirnya harus
mengakui keunggulan Arsenal di final dengan skor akhir 0-2. Pada laga tersebut,
Terry tampil sebagai pemain pengganti di babak kedua setelah sebelumnya
dikabarkan tidak bakal tampil akibat terkena virus.
![]() |
John Terry pada sebuah laga bersama Chelsea (sumber: https://upload.wikimedia.org) |
Sejak musim 2003/2004, Terry
dipercaya manajer Claudio Ranieri untuk mengenakan ban kapten Chelsea setiap
kali Marcel Desailly absen. Terry terbukti mampu tampil baik sebagai pengganti
Marcel Desailly serta membentuk benteng pertahanan yang tangguh bersama William
Gallas.
Keputusan Marcel Desailly
untuk pensiun dan ditunjuknya Jose Mourinho sebagai manajer baru Chelsea menjadi
berkah tersendiri bagi Terry. Mourinho secara resmi menunjuk Terry sebagai
kapten tim yang baru sejak musim 2004/2005. Keputusan tersebut berdampak
positif bagi Chelsea yang terbukti dengan capaian gelar English Premier League
2004/2005 dengan berbagai rekor diantaranya jumlah clean sheet terbanyak dan
raihan poin tertinggi.
Sepanjang musim 2004/2005,
Terry berhasil mencetak total delapan gol. Salah satu gol paling krusial
dicetak kala Chelsea menaklukkan Barcelona dengan skor 4-2 di perdelapan final
Liga Champions Eropa di Stamford Bridge. Gol pada menit ke-76 tersebut menjadi
gol yang memastikan Chelsea meraih satu tempat di perempat final Liga Champions
Eropa. Berkat penampilannya di sepanjang musim tersebut, Terry terpilih sebagai
pemain bertahan terbaik di ajang tersebut. Pada September 2005, Terry pun
terpilih sebagai bagian dari FIFPro World XI yang dipilih berdasarkan voting
yang dilakukan oleh para pesepakbola professional di 40 negara.
![]() |
John Terry mencetak gol ke gawang Barcelona (sumber: https://statics.sportskeeda.com) |
Posisi utama Terry di
Chelsea adalah sebagai bek tengah, namun ternyata pada pertandingan melawan
Reading di musim 2005/2006 yang dilangsungkan pada 14 Oktober 2006, Terry
sempat menempati posisi penjaga gawang di menit-menit akhir pertandingan
dikarenakan Petr Cech dan Carlo Cudicini yang merupakan dua penjaga gawang
utama mengalami cedera sementara jumlah pergantian pemain sudah mencapai batas
maksimal. Pada laga tersebut, Terry berhasil menjaga gawang Chelsea tetap
bersih dari gol dan memenangi laga dengan skor 1-0.
Pada musim yang sama,
tepatnya pada 5 November 2006, pada laga menghadapi Tottenham Hotspur, untuk
pertama kalinya Terry terkena kartu merah di sepanjang karirnya bersama
Chelsea. Terry memperoleh kartu merah setelah sebelumnya terkena dua kartu
kuning. Laga tersebut akhirnya dimenangkan Tottenham Hotspur dan sekaligus
menjadi kekalahan pertama Chelsea dari Tottenham di White Hart Line sejak 1987.
Selama karirnya di Chelsea,
Terry juga pernah mengalami beberapa kali cedera ringan maupun parah. Pada
Desember 2006, Terry mengalami cedera punggung yang mengharuskannya naik ke
meja operasi. Operasi berlangsung sukses. Namun sebagai konsekuensi dari cedera
punggung yang dialaminya, Terry harus melewatkan beberapa laga Chelsea untuk
menjalani pengobatan dan pemulihan. Absennya Terry ternyata berdampak terhadap
performa Chelsea. Selama masa boxing day, Chelsea dua kali meraih hasil imbang
2-2 di kandang menghadapi Reading dan Fulham. Dua hasil imbang tersebut
berdampak terhadap upaya Chelsea untuk mempertahankan trofi Premier League dan
sekaligus menjadi juara tiga kali beruntun.
Setelah masa pemulihan
cederanya berakhir, Terry pertama kali tampil di atas lapangan pada laga
melawan Charlton Athletic pada 3 Februari 2007. Terry masuk menggantikan Claude
Makelele pada menit ke-88. Laga penuh perdana Terry pasca cedera berlangsung di
laga melawan Middlesbrough yang berakhir dengan kemenangan 3-0 untuk Chelsea.
Selama membela Chelsea,
terdapat sejumlah momen penting di karir Terry sebagai pesepakbola. Pada laga
melawan Manchester City yang berlangsung pada 13 September 2008, untuk pertama
kalinya Terry memperoleh kartu merah langsung di suatu pertandingan setelah
melakukan tackling keras terhadap Jo penyerang City. Pada 31 Desember 2011, pada
laga kandang melawan Aston Villa, Terry mencatatkan rekor klub sebagai kapten
tim pada 400 laga di sepanjang karirnya. Pada 11 November 2012, pada laga
melawan Liverpool, Terry berhasil mencetak gol ke-50 nya selama berkostum
Chelsea. Pada 26 November 2014, di sebuah laga babak grup Liga Champions melawan
Schalke 04, Chelsea yang bertindak sebagai tim tamu mampu meraih kemenangan
telak 0-5. Pada laga tersebut, John Terry berhasil mencatatkan namanya di papan
skor. John Terry mencetak gol melalui sundulan kepalanya saat laga baru
memasuki detik ke-90. Gol tersebut tercatat sebagai gol tercepat yang pernah
tercipta di ajang Liga Champions Eropa.
Selanjutnya, pada 10 Mei
2015, saat memimpin Chelsea melawan Liverpool di Premier League, Terry berhasil
mencetak golnya yang ke-39 saat laga baru berjalan lima menit. Gol ke-39
tersebut membuat Terry mampu melampaui rekor David Unsworth sebagai pemain
belakang dengan jumlah gol terbanyak di Premier League. Terry mencetak gol
ke-38 nya pada 29 April 2015 saat Chelsea mengalahkan Leicester City dengan
skor 3-1.
![]() |
Terry Memegang Trofi Premier League (sumber: http://img.bleacherreport.net) |
Secara keseluruhan karir
Terry di Chelsea sangat gemilang yang dibuktikan dengan raihan bermacam gelar
tim maupun individu. Sayangnya Terry tidak dapat mengakhiri karirnya yang
gemilang di Chelsea. Pada awal Februari 2016, Terry sempat menyatakan bahwa dia
akan meninggalkan Chelsea di akhir musim 2015/2016. Namun pada bulan Mei 2016,
Terry menandatangani perpanjangan kontrak selama satu tahun hingga akhir musim
2016/2017.
![]() |
Terry Mendapatkan Penghormatan (Guard of Honor) Dari Rekan-Rekan Setimnya pada Laga Terakhirnya Bersama Chelsea (sumber: https://img.rasset.ie) |
Selanjutnya, pada 17 April 2017,
secara resmi Terry menyatakan bahwa dirinya akan meninggalkan Chelsea di akhir
musim 2016/2017. John Terry menjalani laga ke-717 sekaligus laga terakhirnya di
Chelsea melawan Sunderland pada 21 Mei 2017. Pada laga tersebut Terry
digantikan oleh Gary Cahill saat laga memasuki menit ke-26 (sesuai nomor
punggung Terry di Chelsea). Ditariknya Terry pada laga tersebut sekaligus
menjadi tanda perpisahan untuk karirnya yang luar biasa selama 22 tahun di
Chelsea.
![]() |
Terry Diperkenalkan Sebagai Pemain Baru Aston Villa (sumber: www.tribunnews.com) |
John Terry hingga saat ini
masih aktif di klub Aston Villa di divisi Championship. Aston Villa saat ini
menduduki peringkat tiga klasemen sementara dan berpeluang promosi ke Premier
League. Terry berharap dapat bermain semusim lagi di Aston Villa dengan harapan
dapat berjumpa mantan klubnya Chelsea saat Aston Villa berhasil promosi ke
Premier League.
Itulah profil John Terry
sang mantan kapten Chelsea FC yang saat ini masih aktif bermain di klub Aston
Villa. Mari kita semua berharap semoga Aston Villa dapat kembali promosi ke
Premier League dan menyaksikan John Terry bermain menghadapi Chelsea.
Prediksi Bola Dortmund vs Schalke 14 Maret 2020
BalasHapusPrediksi Bola Montpellier vs Marseille 14 Maret 2020
Prediksi Sepakbola sini sudah terbukti bahwa Prediksi ini begitu akurat
Sudah banyak orang yang mempercaya situs yang berada dibawah ini.
Dengan mengupdatekan berbagai Prediksi Sepakbola terbaru terus
Yuk langsung saja kunjungi situs dibawah ini.
https://hasilbola.vip/prediksi-sepakbola/baca/4063/dortmund-vs-schalke-14-maret-2020
https://hasilbola.vip/prediksi-sepakbola/baca/4064/montpellier-vs-marseille-14-maret-2020