Tampilkan postingan dengan label Sepak Bola. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sepak Bola. Tampilkan semua postingan

Senin, 25 Januari 2021

Mengenal Europa Conference League, Kompetisi Sepak Bola Antar Klub Eropa Kasta Ketiga

Mengenal Europa Conference League, Kompetisi Sepak Bola Antar Klub Eropa Kasta Ketiga

Logo Resmi UEFA Europa Conference League
(source: wikipedia.org)
Bagi para penggemar sepak bola, tentu sudah tidak asing lagi dengan dua kompetisi sepak bola antar klub Eropa, Liga Champions dan Liga Europa, yang setiap laganya selalu dinantikan penggemar sepak bola di seluruh dunia. Namun kini para penggemar sepak bola di seluruh dunia akan segera disuguhi satu lagi kompetisi sepak bola antar klub Eropa yang akan diselenggarakan pertama kali pada musim 2021-2022. UEFA menamai kompetisi tersebut UEFA Europa Conference League.

UEFA Europa Conference League (UECL) atau cukup UEFA Conference League adalah kompetisi sepak bola antar klub Eropa kasta ketiga setelah Liga Champions dan Liga Europa. UEFA menggagas UECL sebagai kompetisi level yang lebih rendah dari Liga Europa dengan tujuan untuk mengurangi jumlah peserta Liga Europa yang awalnya 48 klub menjadi 32 klub. Kompetisi tersebut untuk memberi kesempatan lebih bagi klub-klub dari negara anggota UEFA yang liganya memiliki peringkat lebih rendah dalam koefisien UEFA.

UEFA sebenarnya sudah sejak sekitar 2015 memiliki gagasan akan adanya suatu kompetisi baru yang levelnya dibawah Liga Champions dan Liga Europa. UEFA percaya kompetisi tersebut dapat menjadi sarana bagi klub-klub dari liga-liga dengan posisi lebih rendah dalam peringkat koefisien UEFA agar dapat melaju lebih jauh di kompetisi antar klub Eropa dibandingkan ketika mereka berkompetisi di Liga Champions maupun Liga Europa.

Setelah dilakukan pembahasan secara intensif sejak pertengahan tahun 2018, akhirnya dalam Rapat Komite Eksekutif UEFA yang diselenggarakan di Ljubljana, Slovenia, pada 24 September 2019 waktu setempat, UEFA mengumumkan secara resmi nama kompetisi baru yang sebelumnya sempat diberi nama UEFA Europa League 2 tersebut.

Kamis, 17 Januari 2019

Mengenal Perbedaan Match Fixing dan Match Setting

 
Mengenal Perbedaan Match Fixing dan Match Setting
Mengenal Perbedaan Match Fixing dan Match Setting
(sumber gambar: https://www.instagram.com/polsekbalaraja_tangkab)


Persepakbolaan Indonesia sedang heboh selama beberapa waktu terakhir, pasalnya beberapa akhirnya yang berani memutuskan untuk membuka suara seputar kasus pengaturan skor pertandingan yang dilakukan oleh sejumlah oknum. Keberanian beberapa orang untuk bersuara tersebut akhirnya membuka semua takbir kelam persepakbolaan di negeri ini.

Desakan demi desakan dari pihak-pihak lain agar semua ketidakberesan yang ada dalam sepak bola nasional segera diluruskan akhirnya membuat pihak kepolisian membentuk suatu satuan tugas khusus untuk menangani kasus pengaturan skor pertandingan. Satuan tugas baru tersebut diberi nama SatGas Anti Mafia Bola.

Tulisan kali ini tidak akan membahas mengenai SatGas Anti Mafia Bola yang khusus dibentuk oleh kepolisian untuk mengusut dan menangani kasus match fixing dan match setting. Sesuai judulnya, tulisan akan memperjelas perbedaan match fixing dan match setting. Karena banyak pihak kemungkinan tidak benar-benar memahami makna dari suatu istilah tersebut. Selamat menyimak.

Match Fixing terdiri dari dua kata: match dan fixing. Match bisa diartikan sebagai pertandingan, laga, pertarungan, dan sejenisnya. Fixing dalam kamus bahasa Inggris termasuk ke dalam noun atau kata benda. Fixing terdiri dari dua suku kata: ‘fix’ dan ‘-ing’. Sehingga menurut kamus kata ‘fixing’ bisa berarti upaya untuk membuat sesuatu menjadi ‘fix’. Sementara itu, kata ‘fix’ sendiri juga memiliki beberapa arti diantaranya ‘memperbaiki’, ‘menyesuaikan’, ‘mengatur’, ‘menata’, ‘menentukan’, ‘menetapkan’, ‘mengarahkan’, dan sejenisnya.

Berdasarkan penjelasan mengenai arti kata ‘match’ dan ‘fixing’ sesuai kamus maka match fixing bisa diartikan secara lebih bebas sebagai suatu upaya untuk mengatur pertandingan. Jadi yang diatur dalam match fixing adalah pertandingannya. Jika coba lebih diperjelas lagi yang diatur oleh para match fixer (pelaku match fixing) adalah suatu pertandingan tertentu saja yang spesifik bukan semua pertandingan atau beberapa pertandingan yang saling terkait.

Selasa, 25 Desember 2018

Prinsip Cholismo: Strategi Permainan Sepak Bola Efektif Ala Diego Simeone

Prinsip Cholismo: Strategi Permainan Sepak Bola Efektif Ala Diego Simeone
Prinsip Cholismo: Strategi Permainan Sepak Bola Efektif Ala Diego Simeone

Diego Simeone, semua kemungkinan besar telah mengenal sosok pelatih yang sukses di Atletico Madrid tersebut. Diego Simeone pelatih berkebangsaan Argentina tak terasa sudah sekitar enam tahun melatih Atletico Madrid setelah sebelumnya malang melintang melatih klub di berbagai negara. Sebagian besar klub yang pernah dilatih Simeone memang klub yang berada di negara asalnya Argentina.
Secara keseluruhan Diego Simeone telah melatih menjadi pelatih selama lebih dari 12 tahun. Racing Club sebuah klub medioker di Argentina adalah klub pertama yang menjadi ajang uji kemampuan Simeone dalam melatih. Sejak pertama kali melatih Racing hingga saat ini, Simeone telah memimpin dan menjalani lebih dari 500 pertandingan sebagai pelatih. Dimana periode terlama sejauh ini dijalaninya kala melatih Atletico Madrid.
Sebagai pelatih, Diego Simeone memiliki sebuah prinsip yang dikenal sebagai Prinsip Cholismo, sebuah prinsip atau strategi permainan sepak bola efektif ala Diego Simeone. Prinsip Cholismo tersebut selalu dibawa dan ditularkannya kepada setiap klub yang dilatihnya termasuk ke Atletico Madrid. Hingga saat ini, Prinsip Cholismo mampu membawa kesuksesan luar dan dalam lapangan, serta mampu menjadi karakter dan identitas Atletico Madrid.
Pertanyaannya, apakah Prinsip Cholismo tersebut ? Tulisan kali ini akan mencoba mengulas Prinsip Cholismo sebuah strategi permainan sepak bola efektif ala Diego Simeone. Sebuah prinsip permainan yang telah ditularkan oleh Simeone ke setiap tim yang dilatihnya.
Kata ‘Cholismo’ dari Prinsip Cholismo berasal dari sebuah kata atau istilah di Amerika Latin yaitu Cholo. Kata atau istilah ‘Cholo’ bermakna sebuah olok-olok untuk lelaki miskin atau pengangguran kelas bawah. Akan tetapi, seiring berjalannya waktu, istilah ‘Cholo’ telah mengalami pergeseran makna menjadi lebih positif. Kini, istilah ‘Cholo’ juga bisa dimaknai sebagai kecerdasan dan ketangguhan khas jalanan.

Senin, 07 Mei 2018

Profil dan Fakta-Fakta Menarik Sylvano Comvalius Sang Mantan Bomber Bali United

Profil dan Fakta-Fakta Menarik Sylvano Comvalius Sang Mantan Bomber Bali United
Profil dan Fakta-Fakta Menarik Sylvano Comvalius
Sang Mantan Bomber Bali United

Para pecinta sepak bola, khususnya sepak bola Indonesia, dan terlebih khusus lagi para suporter Bali United FC atau yang dikenal pula dengan julukan Semeton Dewata, pasti mengenal dengan baik profil dan sepak terjang pemain bola satu ini. Artikel kali ini akan membahas mengenai profil dan fakta-fakta menarik Sylvano Comvalius sang mantan bomber Bali United. Mari kita simak profil pemain kali ini.
Sylvano Dominique Comvalius, begitulah nama lengkapnya, merupakan pemain sepak bola berkebangsaan Belanda kelahiran 10 Agustus 1987. Sylvano Comvalius, demikian dia lebih dikenal, merupakan mantan bomber Bali United FC yang saat ini tampil membela klub Suphanburi FC yang berkompetisi di Thai League 1 (kompetisi teratas dalam sistem sepak bola Thailand). Pemain dengan tinggi badan 1,89 meter dan kelahiran Amsterdam ini dikenal sebagai pemain sepak bola yang sudah berkelana ke berbagai negara di dunia dalam menjalani profesinya sebagai pesepakbola profesional.

Sylvano Comvalius Merayakan Gol Bersama Rekan-Rekan Satu Tim
Sylvano Comvalius Merayakan Gol Bersama Rekan-Rekan Satu Tim
Sylvano Comvalius atau biasa disapa juga dengan Vano pernah tampil membela beberapa klub di berbagai negara berbeda, diantaranya Birkirkara FC yang berkompetisi di Maltese Premier League (divisi teratas liga Malta) pada musim 2009/2010, Stirling Albion yang berkompetisi di Scottish First Division (kasta kedua kompetisi sepak bola Skotlandia) dengan masa kontrak jangka pendek, sejak Januari 2011 membela Al-Salmiya SC yang berkompetisi di Liga Kuwait, mulai Juni 2011 bergabung ke FC Atyrau klub Divisi Utama Liga Kazakhstan. Kemudian pada Maret 2012, Vano tampil membela Fujian Smart Hero yang berlaga di China League One. Setelah itu, pada 2013/2014, Vano tampil bersama Eintracht Tier yang bermain di German Two Division. Sebelum membela Suphanburi FC, Vano sempat selama semusim, tepatnya pada musim 2017 tampil membela klub Bali United FC yang berlaga di kompetisi Indonesia Gojek Traveloka Liga 1. Bersama Bali United, Vano menikmati kejayaan dan kemungkinan besar karir terbaiknya sebagai pesepakbola sampai ini. Vano dikenal sebagai penyerang yang sangat mematikan dan berbahaya bagi lawan-lawan Bali United. Vano juga menjadi top skorer kompetisi di akhir musim dengan mencetak total 37 gol.
Kabarnya sebuah klub Anggota Malaysia Super League dikabarkan tertarik menggunakan jasa Sylvano Comvalius, walaupun performanya saat ini bersama Suphanburi FC belum dapat dikatakan spesial. Kabarnya pula, sang mantan klub Bali United FC, juga tertarik untuk kembali menggunakan jasa Vano seiring dengan belum meyakinkannya performa lini serang Bali United di awal kompetisi musim 2018 ini.

Rabu, 25 April 2018

Profil Matt Miazga Sang Defender Muda Chelsea FC

Profil Matt Miazga Sang Defender Muda Chelsea FC
Profil Matt Miazga Sang Defender Muda Chelsea FC
(sumber: google.com)
Pada posting sebelumnya, saya telah menulis tentang profil salah seorang mantan pemain dan bek legendaris Chelsea FC yaitu John Terry. Kali ini saya akan menulis profil salah satu pemain muda Chelsea FC. Kali ini kita akan mengetahui bersama profil Matt Miazga sang defender muda Chelsea FC.

Matt Miazga merupakan seorang pesepakbola muda berkebangsaan Amerika Serikat kelahiran 19 Juli 1995. Matt Miazga saat ini bermain untuk Vitesse Arnhem klub anggota Eredisivie (Divisi Utama Liga Belanda) dengan status pemain pinjaman dari klub Chelsea FC. Selain bermain untuk klubnya, Miazga juga telah beberapa kali dipanggil untuk bermain bagi tim nasional sepak bola Amerika Serikat.

Miazga berasal dari kawasan Clifton, New Jersey. Karena itu, Miazga sempat menjalani pendidikan di Clitfton High School  selama satu tahun. Namun, akhirnya dia memutuskan untuk keluar dari sekolah dan bergabung ke tim akademi New York Red Bulls pada tahun 2009 di kategori usia di bawah 14 tahun (under 14 level). Kepindahan Miazga ke akademi New York Red Bulls menjadi awal dari karir sepak bolanya.

Sabtu, 31 Maret 2018

Serba Baru di Liga Champions Eropa 2018/2019


Serba Baru di Liga Champions Eropa 2018/2019
(sumber: www.tribunnews.com)
Segala sesuatu di dunia ini bisa berubah karena perubahan adalah bagian dari kehidupan itu sendiri. Hal yang sama juga berlaku di sepak bola, baik secara taktik maupun aturan terkait suatu kompetisi. Nah, hari ini saya membaca informasi bahwa UEFA atau Asosiasi Sepak Bola Eropa telah menetapkan beberapa hal baru yang akan berlaku untuk kompetisi sepak bola Eropa mulai musim depan. Artikel ini akan dikhususkan untuk membahas hal serba baru di Liga Champions Eropa 2018/2019. Apa saja hal serba baru di kompetisi teratas antar klub di Eropa tersebut ? Mari kita simak bersama.

UEFA menetapkan bahwa mulai musim depan (2018/2019) empat liga teratas secara nilai koefisien di Eropa akan mendapatkan keistimewaan yaitu berhak meloloskan langsung empat wakilnya ke babak grup Liga Champions 2018/2019. Empat liga teratas tersebut adalah Spanyol, Jerman, Inggris, dan Italia. Mengapa hal tersebut istimewa ? Sebab pada musim ini dan musim-musim sebelumnya tidak semua wakil empat liga teratas atau terbaik di Eropa bisa meloloskan langsung empat wakilnya ke babak grup Liga Champions Eropa. Minimal selalu ada satu klub yang harus mengawali perjuangannya sejak babak kualifikasi.

Hal-hal serba baru berikutnya di Liga Champions Eropa 2018/2019 adalah terkait peraturan yang mengatur setiap pertandingan di kompetisi teratas antar klub Eropa tersebut. Akan tetapi, peraturan tersebut juga berlaku untuk kompetisi Liga Europa. Apa saja peraturan baru tersebut ?

Peraturan baru pertama terkait jumlah pergantian pemain yang diperbolehkan dalam suatu pertandingan. UEFA memutuskan untuk mengadopsi peraturan yang sebelumnya diterapkan di Piala FA di Inggris yaitu pergantian pemain keempat diperbolehkan jika suatu laga atau pertandingan harus dilanjutkan hingga memasuki babak tambahan. Secara normal, jika suatu laga tetap berakhir dalam 90 menit, maka jumlah pergantian pemain maksimal tetap tiga orang, tetapi jika laga harus dilanjut ke babak tambahan pergantian keempat diperbolehkan.

Minggu, 25 Maret 2018

Profil John Terry Sang Mantan Kapten Chelsea FC

Profil John Terry Sang Mantan Kapten Chelsea FC
Profil John Terry Sang Mantan Kapten Chelsea FC
(sumber; www.google.com)

John George Terry atau John Terry atau JT bukanlah nama yang asing bagi para pecinta sepak bola dimana pun berada. John Terry yang lahir pada 7 Desember 1980 merupakan mantan pemain belakang dan sekaligus mantan kapten tim Chelsea FC. John Terry memutuskan untuk mengakhiri karirnya di Chelsea FC pada akhir musim 2016/2017. Namun bukan berarti dia telah resmi gantung sepatu, dia menerima tawaran bermain untuk klub divisi championship Aston Villa FC.

John Terry yang kini berusia 37 tahun juga dipercaya menjadi kapten tim Aston Villa. Pemain kelahiran Barking, Inggris dengan tinggi badan 1,87  meter dan berposisi utama sebagai bek tengah (center back). John Terry dikenal sebagai pemain belakang berkarakter kuat, bertenaga, pemimpin tim, serta tangguh dalam berduel secara fisik. John Terry juga dikenal sebagai pemain belakang yang jago dalam bola-bola udara serta terkenal akan tacklingnya yang keras, penempatan diri, kepemimpinan, dan kemampuan membaca arah permainan yang bagus.

Jumat, 23 Maret 2018

Akankah Spanyol Sang Juara Piala Eropa 2008 Menjuarai Piala Dunia 2010 ?

South Africa FIFA World Cup 2010 Logo
South Africa FIFA World Cup 2010 Logo
(source: www.fifa.com)
Satu lagi sebuah artikel lama di blog saya yang lain yang saya putuskan untuk pindahkan ke blog ini. Artikel ini merupakan tulisan atau ulasan ringan seputar peluang tim nasional sepak bola pria Spanyol untuk menjuarai Piala Dunia 2010. Memang saat ini kita pasti semua sudah mengetahui bahwa pada akhirnya Spanyol mampu keluar sebagai Juara Piala Dunia 2010, tetapi mari kita kondisikan diri kita semua pada suatu waktu dimana kita belum tahu siapakah negara yang akhirnya berhasil menjuarai Piala Dunia 2010. Dengan sudut pandang tersebut, mari kita semua coba bertanya, akankah Spanyol sang Juara Piala Eropa 2008 menjuarai Piala Dunia 2010 ? Semoga cara saya mengulas peluang Spanyol dapat menjadi inspirasi atau referensi untuk dapat membuat ulasan atau prediksi pertandingan lainnya. Selamat menyimak bersama.

Mungkin sudah banyak diantara kita yang lupa bahwa pada tanggal 30 Juni 2010 ditengah perhelatan Piala Dunia 2010, Spanyol yang merupakan Juara Piala Eropa 2008 mampu mengalahkan Portugal yang merupakan salah satu tim terkuat Eropa dengan skor 1-0 pada babak perdelapan final Piala Dunia Afrika Selatan 2010. Kemenangan Spanyol atas Portugal itu pula yang kemudian secara sepintas memunculkan pikiran berupa suatu pertanyaan yang pada akhirnya terjawab di akhir kompetisi Piala Dunia 2010. Akankah Spanyol  sang juara Piala Eropa 2008 menjuarai Piala Dunia 2010 ?

Akankah Spanyol Sang Juara Piala Eropa 2008 Menjuarai Piala Dunia 2010 ?
Tim Nasional Spanyol Berpose Sebelum Laga.
Akankah Spanyol Sang Juara Piala Eropa 2008 Menjuarai Piala Dunia 2010 ?
(source: www.google.com)
Pada waktu itu, mengetahui kemenangan Spanyol atas Portugal berkat gol tunggal David Villa di menit ke-63 membuat saya berpikir bahwa mungkin saja Spanyol mampu menjuarai Piala Dunia Afrika Selatan 2010. Memang kala itu permainan Spanyol belumlah sepenuhnya meyakinkan seperti halnya Argentina, Belanda, atau Jerman. Namun mengingat segala kemungkinan bisa saja terjadi di dunia ini dan saya pikir Spanyol tetap memiliki peluang untuk menjadi juara.

Rabu, 21 Maret 2018

Mengingat Kembali Trix and Flix Maskot UEFA EURO 2008™

Mengingat Kembali Trix and Flix Maskot UEFA EURO 2008™
Mengingat Kembali Trix and Flix Maskot UEFA EURO 2008™
(sumber: www.google.com)

Artikel di posting kali ini sudah pernah saya upload di blog saya yang lain peteradisaputro.blogspot.com. Untuk kepentingan atau tujuan upload ulang di blog peterbicarabola.blogspot.com ini, maka saya terlebih dahulu mengedit bagian-bagian yang memang perlu supaya artikel ini tetap relevan untuk dibaca walaupun event UEFA EURO 2008™ telah lama sekali berlalu. Selamat membaca artikel ini dan semoga masih bermanfaat.

UEFA EURO 2008™ merupakan ajang sepak bola terbesar di benua Eropa yang digelar pada tahun 2008 yang lampau. Event sepak bola akbar tersebut digelar di dua negara Austria dan Swiss. Seperti halnya event sepak bola pada umumnya, tentu saja UEFA EURO 2008™ juga memiliki maskot yang mewakili event tersebut selama perhelatan ajang tersebut berlangsung.

Sebagian besar dari kita mungkin sudah lupa atau melupakan maskot dari ajang akbar sepak bola Eropa tersebut, oleh karena itu tak ada salahnya mari kita mengingat kembali Trix and Flix maskot UEFA EURO 2008™ yang begitu menarik dan keren pada masanya.

TRIX dan Flix begitulah nama kedua maskot Euro 2008 yang digelar di Austria dan Swiss tahun 2008 lampau. Kedua maskot yang sebagian besar mengandung unsur warna yang sama seperti bendera negara kita, Merah dan Putih, didesain secara khusus supaya tidak menyerupai atau meniru tokoh maskot yang sudah ada sebelumnya yang mengambil pola binatang. Trix and Flix dirancang sebagai maskot berupa dua bocah kembar yang piawai dan atraktif bermain bola.

Untuk memperkenalkan kedua maskot resmi UEFA EURO 2008™ kepada publik dan tentu saja sekaligus mempromosikan ajang sepak bola akbar di benua Eropa tersebut, dibuatlah video animasi yang kala itu ditampilkan di website resmi kejuaraan UEFA EURO 2008™ (website resmi UEFA EURO 2008™ yang beralamat di www.euro2008.com sudah tidak aktif lagi). Video animasi tersebut merupakan garapan rumah produksi animasi asal Swedia yang bernama Kaktus.

Sabtu, 24 Februari 2018

Fakta-Fakta Menarik Seputar Undian Babak 16 Besar Europa League 2017/2018

Fakta-Fakta Menarik Seputar Undian Babak 16 Besar Europa League 2017/2018
Fakta-Fakta Menarik Seputar Undian Babak 16 Besar Europa League 2017/2018
(sumber: www.google.com)
Kita semua sudah mengetahui kompetisi terpopuler kedua di persepakbolaan Eropa setelah Champions League ini. Europa League mempertemukan tim-tim sepak bola di seluruh benua Eropa yang memenuhi kualifikasi untuk dapat bertanding di ajang tersebut, termasuk tim-tim yang gagal lolos dari babak grup Champions League di setiap musimnya.

Europa League 2017/2018 baru saja merampungkan babak 32 besar dan juga baru saja menyelesaikan undian babak 16 besar hari Jumat kemarin waktu Nyon, Swiss. Posting kali ini akan mencoba membahas fakta-fakta menarik seputar undian babak 16 besar Europa League 2017/2018 yang baru dirampungkan Sabtu dinihari WIB. Mari kita simak bersama fakta-fakta menarik yang ada.

Fakta-Fakta Menarik Seputar Undian Babak 16 Besar Europa League 2017/2018 #1
Semua tim yang lolos ke babak 16 besar ditempatkan ke dalam 3 pot atau kelompok sebelum undian dimulai. 3 pot tersebut adalah tim asal Ukraina, tim asal Rusia, dan tim dari negara-negara lain selain kedua negara yang telah disebutkan sebelumnya.

Mengapa 3 pengelompokkan tersebut dibuat ? Hal ini masih ada kaitannya dengan gejolak atau konflik yang pecah beberapa tahun lalu antara Ukraina dan Rusia yang tampaknya masih berdampak dan berlanjut hingga hari ini. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan jika tim dari dua negara harus bertemu di babak yang terlalu awal, maka dibuatlah sistem pengelompokkan tersebut.

Mengacu ke 3 pengelompokkan yang telah dibuat, ditetapkan pula aturan pengundian yang menyatakan bahwa tim asal Ukraina (dalam hal ini Dynamo Kyiv) tidak akan bertemu dengan tim asal Rusia (CSKA Moscow, Lokomotiv Moscow, Zenit St. Petersburg) di babak 16 besar, sebab tim asal Ukraina akan diundi dengan tim yang berasal dari kelompok tim selain dari dua negara tersebut.

Setelah tim asal Ukraina menemukan lawannya di babak 16 besar, tim asal Rusia akan digabungkan ke dalam pot atau kelompok tim yang lain untuk kemudian pengundian akan dilanjutkan seperti biasa.

Jumat, 05 Januari 2018

Rekor-Rekor Premier League Yang Siap Dipecahkan Manchester City

Rekor-Rekor Premier League Yang Siap Dipecahkan Manchester City
Pemain-pemain Manchester City merayakan kemenangannya.
Rekor-Rekor Premier League Yang Siap Dipecahkan Manchester City.
Manchester City tampil begitu gemilang hingga pekan ke-22 English Premier League (Liga Primer Inggris) 2017/2018 dan berpeluang sangat besar untuk menjadi juara di akhir musim nanti. Hingga pekan ke-22, Manchester City unggul 15 poin atas Manchester United yang berada di peringkat kedua klasemen sementara. Sebelum ditahan imbang 0-0 oleh Crystal Palace pada laga pekan ke-21, City telah berhasil menang dalam 18 laga beruntun. Catatan tersebut sekaligus memecahkan rekor kemenangan beruntun yang sebelumnya mereka cetak sendiri.

Selain rekor tersebut, musim ini Manchester City dipercaya akan mampu memecahkan beberapa rekor hebat di Liga Primer Inggris. Mari kita simak bersama rekor-rekor Premier League yang siap dipecahkan Manchester City di akhir musim 2017/2018 nanti.

Rekor-Rekor Premier League Yang Siap Dipecahkan Manchester City #1
Sampai saat ini, Chelsea masih memegang rekor jumlah kemenangan semusim di Premier League yaitu sebanyak 30 kemenangan yang diraih musim 2016/2017 lalu.

Hingga berakhirnya pekan ke-22, City telah meraih 20 kemenangan, itu artinya City masih membutuhkan 11 kemenangan lagi untuk memecahkan rekor yang dimiliki Chelsea. Namun melihat performa City yang stabil dan masih belum terkalahkan hingga pekan ke-22, kemungkinan rekor tersebut dapat dipecahkan di akhir musim nanti.

Rekor-Rekor Premier League Yang Siap Dipecahkan Manchester City #2
Selain memegang rekor kemenangan terbanyak dalam semusim, Chelsea juga memegang rekor perolehan poin terbanyak dalam satu musim di Liga Primer Inggris. Chelsea mampu meraup 95 poin ketika menjadi juara Liga Primer Inggris musim 2004/2005.

Manchester City saat ini secara rata-rata mampu memperoleh 2,81 poin per pertandingan dan sudah meraih poin total 62 poin hingga pekan ke-22. Dengan rata-rata perolehan poin seperti itu, City masih memiliki kemungkinan untuk meraih 44-45 poin lagi hingga akhir musim nanti. Dengan demikian City secara total akan mampu meraup 106 atau 107 poin di akhir musim nanti.

Senin, 18 Desember 2017

100 Fakta Unik Piala Dunia Yang Mungkin Belum Kita Ketahui - Bagian 4 (31-40)

100 Fakta Unik Piala Dunia Yang Mungkin Belum Kita Ketahui - Bagian 4 (31-40)
100 Fakta Unik Piala Dunia Yang Mungkin
Belum Kita Ketahui - Bagian 4 (31-40)
(sumber: google.com)
Masih melanjutkan tulisan sebelumnya, 100 Fakta Unik Piala Dunia Yang Mungkin Belum Kita Ketahui - Bagian 3 (21-30), tulisan kali ini akan mengulas 10 fakta unik Piala Dunia berikutnya yang mungkin belum kita ketahui. Mari kita simak bersama fakta-fakta unik tersebut.

Fakta Unik Piala Dunia #31 - Rusia selaku tuan rumah Piala Dunia 2018 (bukan ketika masih menjadi Uni Soviet) tidak pernah lolos dari babak grup pada tiga edisi Piala Dunia 1994, 2002, dan 2014.

Fakta Unik Piala Dunia #32 - Helmut Schön merupakan pelatih dengan jumlah pertandingan terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia yaitu 25 kali kala menangani Jerman Barat.

Fakta Unik Piala Dunia #33 - Oscar Washington Tabarez, pelatih tim nasional Uruguay, akan melatih untuk keempat kalinya dalam ajang Piala Dunia sepanjang sejarah karirnya. Jumlah tersebut lebih banyak dibandingkan semua pelatih yang ada di Piala Dunia 2018.

Fakta Unik Piala Dunia #34 - Setiap Piala Dunia digelar, kejuaraan tersebut selalu dimenangkan oleh pelatih yang memiliki kebangsaan sama dengan negara yang dilatih.

Fakta Unik Piala Dunia #35 - Antonio Carbajal (pemain tim nasional Meksiko) dan Lothar Matthaus (legenda Jerman) tampil dalam 5 turnamen Piala Dunia. Rafael Marguez memiliki peluang untuk menyamai capaian tersebut jika tampil di Piala Dunia Rusia 2018.

Jumat, 15 Desember 2017

100 Fakta Unik Piala Dunia Yang Mungkin Belum Kita Ketahui - Bagian 3 (21-30)

100 Fakta Unik Piala Dunia Yang Mungkin Belum Kita Ketahui - Bagian 3 (21-30)
100 Fakta Unik Piala Dunia Yang Mungkin
Belum Kita Ketahui - Bagian 3 (21-30)
(sumber: google.com)
Artikel ini merupakan bagian ketiga dari rangkaian tulisan mengenai 100 fakta unik Piala Dunia yang mungkin belum kita ketahui. Silakan kunjungi link ini untuk membaca bagian kedua, apabila belum membaca. Mari langsung saja kita simak bersama fakta unik berikutnya mengenai Piala Dunia yang mungkin belum kita ketahui.

Fakta Unik Piala Dunia #21 - Cristiano Ronaldo adalah pemain bintang yang benar-benar spesial. Tahukah bahwa ternyata Cristiano Ronaldo turut punya andil dalam 18 gol (15 gol dan 3 assist) yang dicetak Portugal selama babak kualifikasi Piala Dunia 2018 ?

Fakta Unik Piala Dunia #22 - dalam 8 laga terakhirnya di Piala Dunia, tim nasional Polandia mengalami 6 kali kekalahan.

Fakta Unik Piala Dunia #23 - terakhir kali tim nasional Swiss mampu melewati babak kedua adalah ketika mereka mampu mencapai babak perempat final pada Piala Dunia 1954, sejak saat itu dan hingga kini, mereka tidak mampu melangkah lebih jauh dari babak kedua.

Fakta Unik Piala Dunia #24 - dalam 24 laga yang pernah dijalani di Piala Dunia, tim nasional Swedia hanya mampu tiga kali saja menjaga gawangnya tetap steril.

Kamis, 14 Desember 2017

100 Fakta Unik Piala Dunia Yang Mungkin Belum Kita Ketahui - Bagian 2 (11-20)

100 Fakta Unik Piala Dunia Yang Mungkin Belum Kita Ketahui - Bagian 2 (11-20)
100 Fakta Unik Piala Dunia Yang Mungkin
Belum Kita Ketahui - Bagian 2 (11-20)
(sumber: google.com)
Pada tahun 2018 yang tak lama akan segera hadir terdapat suatu event akbar sepak bola pria, yaitu Piala Dunia Rusia 2018 yang digelar di pertengahan tahun depan. Namun sebelum kita menyaksikan pergelaran paling akbar di ajang sepak bola pria tersebut, maka tidak ada salahnya kalau kita menyimak terlebih dahulu beberapa fakta unik mengenai Piala Dunia yang disarikan dari berbagai sumber di internet. Tulisan kali ini adalah sambungan dari bagian pertama yang membahas 10 fakta unik Piala Dunia. Mari kita simak bersama 10 fakta unik Piala Dunia berikutnya.

Fakta Unik Piala Dunia #11 - Italia (Juara Dunia 2006) dan Spanyol (Juara Dunia 2010), kedua negara tersebut gagal di babak grup pada perhelatan Piala Dunia berikutnya setelah mereka menjadi juara.

Fakta Unik Piala Dunia #12 - Jerman menjadi negara yang berpeluang untuk menjadi juara beruntun pada Piala Dunia Rusia 2018. Negara terakhir yang mampu melakukannya adalah Brazil pada Piala Dunia 1962.

Fakta Unik Piala Dunia #13 - Sepanjang sejarah Piala Dunia, hanya pernah empat kali saja terjadi dimana ada negara yang mampu memenangi seluruh pertandingan Piala Dunia, yaitu Uruguay (Piala Dunia 1930), Italia (Piala Dunia 1938), Brazil (Piala Dunia 1970 dan 2002).

100 Fakta Unik Piala Dunia Yang Mungkin Belum Kita Ketahui - Bagian 1 (1-10)


100 Fakta Unik Piala Dunia Yang Mungkin Belum Kita Ketahui - Bagian 1 (1-10)
100 Fakta Unik Piala Dunia Yang Mungkin
Belum Kita Ketahui - Bagian 1 (1-10)

(sumber: google.com)
Pada tahun 2018 yang tak lama akan segera hadir terdapat suatu event akbar sepak bola pria, yaitu Piala Dunia Rusia 2018 yang digelar di pertengahan tahun depan. Namun sebelum kita menyaksikan pergelaran paling akbar di ajang sepak bola pria tersebut, maka tidak ada salahnya kalau kita menyimak terlebih dahulu beberapa fakta unik mengenai Piala Dunia yang disarikan dari berbagai sumber di internet. Mengingat banyaknya fakta unik yang akan dibahas, maka fakta-fakta tersebut akan dibagi ke dalam 10 bagian supaya lebih mudah dibaca dan dipahami. Mari kita simak bersama.

Fakta Unik Piala Dunia #1 - Selama penyelenggaraan Piala Dunia, tidak banyak pertandingan yang mampu menghasilkan jumlah gol yang luar biasa banyak, mengingat rata-rata tim yang berlaga di ajang sekelas Piala Dunia memang memiliki kekuatan yang hampir merata. Pertandingan dengan jumlah gol terbanyak yang pernah terjadi selama sejarah penyelenggaraan Piala Dunia terjadi pada 26 Juni 1954 dalam laga antara Austria melawan Swiss dengan skor akhir 7-5.

Fakta Unik Piala Dunia #2 - Piala Dunia merupakan ajang yang bisa menghasilkan pertandingan dengan skor ketat karena kekuatan kontestan yang hampir merata, oleh karena itu tidak banyak negara peserta yang mampu mencetak gol dalam jumlah yang banyak pula. Jerman adalah negara pencetak gol terbanyak dalam tiga edisi Piala Dunia terkini, yaitu 14 gol pada Piala Dunia 2006, 16 gol pada Piala Dunia 2010, dan 18 gol pada Piala Dunia 2014.

Fakta Unik Piala Dunia #3 - Tidak banyak pertandingan dengan jumlah gol atau skor besar di Piala Dunia, oleh karena itu pula tidak banyak jumlah total gol yang tercetak dalam satu perhelatan penuh Piala Dunia. Sejauh ini, terdapat dua edisi Piala Dunia dengan jumlah total gol terbanyak, yaitu Piala Dunia 1998 dan Piala Dunia 2014, dengan jumlah total gol 171. Sementara itu, Piala Dunia dengan jumlah total gol tersedikit terjadi pada Piala Dunia 2010 dengan jumlah gol 145.