Tampilkan postingan dengan label Big Match. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Big Match. Tampilkan semua postingan

Rabu, 06 Maret 2019

Prediksi Paris Saint Germain vs Manchester United: Mampu Bangkit United ?


Prediksi Paris Saint Germain vs Manchester United: Mampu Bangkit United ?
Prediksi Paris Saint Germain vs Manchester United: Mampu Bangkit United ?

Paris Saint Germain menjamu Manchester United pada Kamis 07/03/2019 dini hari WIB dengan bekal keunggulan agregat sementara 2-0 berkat kemenangan di Old Trafford sekitar dua pekan lalu. Paris Saint Germain tentu bertekad mempertahankan dan sebisa mungkin menambah keunggulan tersebut. Sementara Manchester United tentu akan berupaya untuk bangkit serta membalikkan keadaan di Parc des Princes. Simak prediksi Paris Saint Germain vs Manchester United: Mampu Bangkit United ? berikut ini.

Manchester United akan menghadapi sebuah misi yang tidak mudah pada laga di kandang Paris Saint Germain dini hari nanti. Membalikkan ketertinggalan 0-2 di kandang lawan jelas bukan perkara sederhana bahkan andaikan Manchester United mampu tampil dengan kekuatan terbaiknya sekalipun. Namun sayangnya pada laga kali ini Manchester United tidak akan diperkuat sejumlah pemain utamanya.

Paul Pogba dipastikan absen akibat kartu merah di laga pertama yang lalu. Sementara itu Ander Herrera, Jesse Lingard, Juan Mata ketiganya sedang bermasalah dengan hamstringnya. Nemanja Matic bermasalah dengan ototnya dan Antonio Valencia cedera betis. Ada tiga pemain yang kemungkinan juga tidak bisa tampil karena masih menjalani pemulihan atau perawatan yaitu Phil Jones akibat sakit, Anthony Martial cedera kunci paha, Alexis Sanchez cedera lutut.

Tanpa seluruh pemain tersebut, walaupun Paris Saint Germain juga masih belum diperkuat Neymar, Cavani, serta Thomas Meunier, tetaplah bukan perkara mudah bagi Manchester United meraih kemenangan 3-0 di kandang Paris Saint Germain. PSG jelas bertekad untuk mempertahankan keunggulan yang telah diperoleh dari laga pertama lalu. Mereka tentu tidak ingin pengalaman buruk sebelumnya yang gagal lolos walaupun sudah berbekal keunggulan gol yang mencolok dari leg pertama kembali terulang.